Masih terkait berita pencampuran daging sapi dengan daging babi, sekarang ceritanya mau membahas bagaimana cara membedakan daging tersebut secara laboratorium (halah,bahasanya nggak pas nih).
Cara laboratorium untuk membedakan kedua daging tersebut tidak banyak diketahui orang. Namun, ada informasi sedikit dari dosen sewaktu kuliah S1 di Biokimia IPB agaknya cukup membantu. Oh ya, dosen kuliah saya kebanyakan ‘nyambi’ menjadi auditor atau pengurus LPPOM MUI Pusat.
Di Biokimia, cara membedakan daging babi dan daging sapi dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan genetik kedua daging tersebut. Tapi,untuk lebih jelasnya tidak saya tulis di posting ini.
Posted by cahya on Mei 5, 2009 at 9:34 pm
lah..dikira mau dijelasin disini..
Posted by bagus tejo pramono on September 12, 2009 at 9:48 am
contoh gambar dagingnya kok ndak ada ya?