Masih terkait berita pencampuran daging sapi dengan daging babi, sekarang ceritanya mau membahas bagaimana cara membedakan daging tersebut secara laboratorium (halah,bahasanya nggak pas nih).
Cara laboratorium untuk membedakan kedua daging tersebut tidak banyak diketahui orang. Namun, ada informasi sedikit dari dosen sewaktu kuliah S1 di Biokimia IPB agaknya cukup membantu. Oh ya, dosen kuliah saya kebanyakan ‘nyambi’ menjadi auditor atau pengurus LPPOM MUI Pusat.
Di Biokimia, cara membedakan daging babi dan daging sapi dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan genetik kedua daging tersebut. Tapi,untuk lebih jelasnya tidak saya tulis di posting ini.
lah..dikira mau dijelasin disini..
contoh gambar dagingnya kok ndak ada ya?