<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Make a Chance</title>
	<atom:link href="http://duniabaruku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniabaruku.wordpress.com</link>
	<description>Sebuah dunia dengan segala warna untuk satu misi di alam fana</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 May 2011 01:30:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='duniabaruku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Make a Chance</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://duniabaruku.wordpress.com/osd.xml" title="Make a Chance" />
	<atom:link rel='hub' href='http://duniabaruku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ironi, Mayoritas Muslim Tapi Phobia Islam</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/21/ironi-mayoritas-muslim-tapi-phobia-islam/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/21/ironi-mayoritas-muslim-tapi-phobia-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 10:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[depag]]></category>
		<category><![CDATA[harokah]]></category>
		<category><![CDATA[hukum HAM]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[noordin m top]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[syaefudin jaelani]]></category>
		<category><![CDATA[tangkap]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Noordin M Top, Syaefudin Jaelani, dan sederet nama lain tengah menjadi buronan polisi. Pascaledakan Marriot 2009, Islam kembali tertuduh. Meski memang tak menuding Islam secara langsung, namun efeknya sangat terasa bagi sebagian besar Muslim yang ingin mengaplikasikan Islam secara menyeluruh. Stigmatisasi Islam garis keras, kini kian marak walaupun belum jelas apa definisi Islam garis keras. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=286&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/19/antara-noordin-m-top-terorisme-dan-islam/">Noordin M Top, Syaefudin Jaelani, dan sederet nama lain tengah menjadi buronan polisi</a>. Pascaledakan Marriot 2009, Islam kembali tertuduh. Meski memang tak menuding Islam secara langsung, namun efeknya sangat terasa bagi sebagian besar Muslim yang ingin mengaplikasikan Islam secara menyeluruh.</p>
<p><a href="http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=8998:2009-08-10-23-38-58&amp;catid=71:wawancara&amp;Itemid=73">Stigmatisasi Islam </a>garis keras, kini kian marak walaupun belum jelas apa definisi Islam garis keras. Tak ayal, beberapa organisasi Islam dituduh sebagai sarang teroris. Bahkan, sekaliber <a href="http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=8945:muhammad-bin-abdul-wahab-penegak-panji-tauhid&amp;catid=134:cover-story&amp;Itemid=100">ulama dunia</a> yang tak ada sangkut pautnya dengan pengeboman pun dituduh menginspirasi oknum yang menjadi pelaku terorisme. Masya Allah&#8230;<span id="more-286"></span></p>
<p>Uniknya lagi, negara dengan penduduk mayoritas Islam ini kini tengah phobia Islam. IRONI. Salah satu buktinya adalah <a href="//eramuslim.com/editorial/prihatin-atas-penahanan-jamaah-tabligh.htm">penangkapan teman-teman Jama&#8217;ah Tabligh di Purbalingga dan Solo</a>. Hanya karena mereka berjenggot, bersorban, rajin ibadah. Gubrak.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Jama&#8217;ah Tabligh hanyalah sekelompok Muslim yang mengajak beribadah ke masjid. Mereka juga rajin menyambangi saudara-saudaranya ke rumah (bertamu) meski tak kenal. Terlepas dari kontroversi ritual khuruj, dinilai dari sisi stabilitas keamanan negara mereka bukanlah ancaman. Dan, memang Islam serta Muslim tidak diajarkan menjadi pengancam lagi teroris.</p>
<p>Sebanyak 17 orang jama&#8217;ah mereka ditangkap oleh Polisi. Alasan yang dibuat adalah mereka menyalah gunakan visa kunjungan wisata ke Indonesia. Sejumlah orang tersebut melakukan dakwah ala mereka, yakni khuruj. Sungguh, dalih yang konyol dan dapat dikatakan &#8216;kemana aje Bung?&#8217;. Tak sedikit pula dari kelompok agama yang lainnya berkunjung dengan visa turis juga menyebarkan agama.</p>
<p>Sepertinya, polisi atau pihak terkait perlu ngaji dulu nih. Meski sudah beragama Islam, namun belum tentu toh mengaplikasikan Islam beneran. Pernyataan ini bukan berarti saya lebih benar dari yang sedang saya bicarakan (na&#8217;udzubillah dari prasangka yang begini). Tapi, alangkah baiknya kita <a href="http://www.republika.co.id/berita/70697/Komnas_HAM_Kecam_Penahanan_Jamaah_Tabligh">berpikir </a>dulu sebelum bertindak. Pelajari dan kalau menilai seseorang jangan dari luarnya saja.</p>
<p>Pun, saran deh buat yang berwenang: koordinasi sama pihak terkait, semisal <a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=web&amp;ct=res&amp;cd=1&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.depag.go.id%2F&amp;ei=SnmOSqz3E4_VlAeVkKS8DA&amp;rct=j&amp;q=departemen+agama&amp;usg=AFQjCNE9JiWT6dQ7eSJpqAuKcQ8y78LVTw">Departemen Agama</a>. Sering bertandang, ngaji kek, silaturahim, minta saran kepada ulama. Biar nggak ada lagi statemen, &#8216;<a href="http://www.republika.co.id/koran/14/70534/17_Jamaah_Tabligh_Ditahan">&#8216;Yang tahu <em>kan</em> Depag. Kami sedang meminta penjelasan, mana ajaran yang boleh dan mana yang tidak boleh.&#8217;</a>&#8216; Kalau nggak tau, kenapa ditangkap? Mana praduga tak bersalahnya?</p>
<p>Segini aja deh. Postingan ini tak bermaksud menyalahkan siapapun. Hanya, harap menjadi masukan bersama bahwa Islam bukanlah ancaman. Pun, Muslim dan Muslimah bukanlah teroris. Bila berbeda penampilan atau pandangan (selama masih dalam koridor perbedaan yang diperbolehkan, baca: ikhtilaf), marilah perkuat baik sangka. Ayo saling menghormati dan singkirkan rasa curiga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=286&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/21/ironi-mayoritas-muslim-tapi-phobia-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Noordin M Top, Terorisme, dan Islam?</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/19/antara-noordin-m-top-terorisme-dan-islam/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/19/antara-noordin-m-top-terorisme-dan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 03:38:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bo'im]]></category>
		<category><![CDATA[ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[jati asih]]></category>
		<category><![CDATA[jw marriot]]></category>
		<category><![CDATA[marroit]]></category>
		<category><![CDATA[noordin m top]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<category><![CDATA[terorisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini terorisme muncul kembali. Bahkan munculnya isu tersebut tak sekencang berita datangnya bulan penuh berkah, Ramadhan. Terorisme, suka tidak suka, percaya ataupun tidak berita yang seolah media massa memanfaatkannya untuk meraih rating (daripada memberikan informasi yang aktual, berbobot, adil, dan mendidik). Tak dapat sepenuhnya disalahkan, toh mereka &#8216;hidup&#8217; karena rating (gila tuh pendapatnya, he&#8230;he..). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=282&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini terorisme muncul kembali. Bahkan munculnya isu tersebut tak sekencang berita datangnya bulan penuh berkah, Ramadhan. Terorisme, suka tidak suka, percaya ataupun tidak berita yang seolah media massa memanfaatkannya untuk meraih rating (daripada memberikan informasi yang aktual, berbobot, adil, dan mendidik). Tak dapat sepenuhnya disalahkan, toh mereka &#8216;hidup&#8217; karena rating (gila tuh pendapatnya, he&#8230;he..). Klo nggak ada iklan, pasti nggak digaji kayaknya&#8230;(meski ada sih jurnalis atau sisi berita lain yang seimbang).</p>
<p>In other side, media massa  ikut mempengaruhi opini publik dalam menilai Islam. Meski Islam tidak identik dengan teroris, tapi berita yang ada (memang) menyudutkan. Lalu, muncullah stigmatisasi terhadap Islam dan orang-orang yang berusaha mengaplikasikan Islam secara menyeluruh. Tak hanya lips service bahkan KTP saja. Orang berjilbab lebar, bercadar, berjenggot, kening hitam, dan celana ngatung dilabel teroris. Aduuh&#8230;kasihan para pendengki. Hanya dunia saja yang akan mereka raih. Sedang akhirat yang lebih kekal tak dihiraukn.</p>
<p>Meski banyak dari mereka (yang sekarang malah dicurigai) tak terlibat dalam perbuatan tersebut. Hanya karena pakaian sama; mereka juga &#8216;dihukumi&#8217; sama.</p>
<p>Masya Allah. Zaman memang sudah aneh, orang menilai muslim dan muslimah yang menegakkan sunnah dianggap teroris. Duhai muslim&#8230;sadarlah&#8230;Islam tak membenarkan terorisme. Meski ada sebagian kecil yang berulah seperti itu (meneror?), tidaklah patut menilai Islam dengan melihat sekilas itu.</p>
<p>Mau tau Islam? Beginilah sebaiknya&#8230;</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/19/antara-noordin-m-top-terorisme-dan-islam/"><img src="http://img.youtube.com/vi/CHB3QozDzGI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=282&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/19/antara-noordin-m-top-terorisme-dan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Menulis Jurnal</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/teknik-menulis-jurnal/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/teknik-menulis-jurnal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 10:25:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[karya]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[teknik]]></category>
		<category><![CDATA[teknik penulisan ilmiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mengetahui urgensi dan alasan menulis jurnal ilmiah, berminatkah menulis jurnal? Bila ya, ada yang perlu diperhatikan. Menurut situs infosains.com, pada dasarnya menulis jurnal ilmiah adalah sama. Entah itu di jurnal skala nasional, internasional, baik yang terakreditasi, maupun ber ISSN. &#8216;Sama&#8217;, maksudnya memang umumnya tak banyak perbedaan antara satu penyedia layanan publikasi jurnal dengan penyedia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=280&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mengetahui urgensi dan alasan menulis jurnal ilmiah, berminatkah menulis jurnal? Bila ya, ada yang perlu diperhatikan. Menurut situs <a href="http://infosains.com">infosains.com</a>, pada dasarnya menulis jurnal ilmiah adalah sama. Entah itu di jurnal skala nasional, internasional, baik yang terakreditasi, maupun ber ISSN.</p>
<p>&#8216;Sama&#8217;, maksudnya memang umumnya tak banyak perbedaan antara satu penyedia layanan publikasi jurnal dengan penyedia lainnya. Bila kita sudah terbiasa menulis artikel ilmiah, tak ada kendala yang berarti (cie..cie&#8230;).</p>
<p>Yang menjadikan berbeda, kata <a href="http://infosains.com">infosains.com</a>, adalah aturan spesifik masing-masing penyedia layanan publikasi. Perbedaan ini misalnya format penulisan daftar pustaka, susunan akhir (sebagian format penulisan), dan beberapa lainnya.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, <a href="http://infosains.com">infosain.com</a> telah menyediakan beberapa contoh aturan teknik penulisan jurnal skala nasional. Pembaca dapat mengaksesnya langsung di site penyedia layanan publikasi jurnal langsung atau di <a href="http://www.infosains.com/2009/08/how-to-write-journal.html">infosains.com</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=280&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/teknik-menulis-jurnal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis Jurnal</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/menulis-jurnal/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/menulis-jurnal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 10:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[dikti]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[infosains]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[ISSN]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[pkm]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[saintis]]></category>
		<category><![CDATA[teknik]]></category>
		<category><![CDATA[teknik menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/menulis-jurnal/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi insan akademisi dan peneliti, menulis jurnal adalah kebiasaan (apa kebutuhan ya ). Setidaknya, ada beberapa alasan kenapa seorang menulis jurnal ilmiah: a. Publikasi hasil penelitian Penelitian perlu dan harus dipublikasi. Kenapa? Kalau sebuah penelitian tidak dipublikasikan, tak banyak yang tahu mengenai tema yang sedang diteliti bahkan keahlian sang peneliti. So, untuk lebih baiknya, publikasikanlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=277&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi insan akademisi dan peneliti, menulis jurnal adalah kebiasaan (apa kebutuhan ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  ). Setidaknya, ada beberapa alasan kenapa seorang menulis jurnal ilmiah:</p>
<p>a. Publikasi hasil penelitian<br />
Penelitian perlu dan harus dipublikasi. Kenapa? Kalau sebuah penelitian tidak dipublikasikan, tak banyak yang tahu mengenai tema yang sedang diteliti bahkan keahlian sang peneliti. So, untuk lebih baiknya, publikasikanlah di media. Hal yang paling umum adalah di jurnal ilmiah. </p>
<p>b. Memperbanyak kredit &#8216;KUM&#8217;<br />
Nah, kalau yang ini biasanya untuk naik pangkat&#8230;.ninggiin gaji, de el el deh..He..he&#8230;Apakah nggak bagus? Bagus. Karena uang yang didapat untuk tujuan mulia, memberikan nafkah anak istri (so sweet n romantis <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ).<span id="more-277"></span></p>
<p>c. Menunjukkan keahlian peneliti<br />
Bagi pengguna jurnal atau artikel ilmiah, sepertinya sudah ter-branding jika seorang menulis sebuh artikel atau jurnal ilmiah itu menunjukkan bahwa penulis tersebut berkompeten di bidangnya. Jadi, jurnal ilmiah dapat dikatakan bisa menunjukkan kompetensi si empunya jurnal. Sebagai contoh, gelar profesor diberikan karena memang yang digelari layak diberi. Kelayakan biasanya dinilai dari KUM (3000 klo nggak salah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  ) dan terutama juga subjek/tema yang diteliti. Oleh karenanya, kita mengenal ada profesor ahli di bidang tertentu a, b, c, &#8230;</p>
<p>d. Ajang korespondensi ilmiah<br />
Maksudnya gini, jurnal ilmiah itu dimanfaatkan oleh para peneliti untuk berkomunikasi tentang hasil penelitian. Bayangkan saja, bila tidak ada jurnal ilmiah, para peneliti cuman bisa berkomunikasi pada rekanan yang dikenal saja. Itu juga kalau ada waktu. Kalau sama-sama sibuk?</p>
<p>e. Dapat duit<br />
He..he&#8230;agak berhubungan dengan poin b, bagi para peneliti yang dapat mempublikasikan (khususnya di Indonesia) di jurnal terakreditasi, dikti sudah menyiapkan award berupa dana insentif (bener nggak nih namanya?). Besarnya bervariasi, bergantung lingkup jurnal dan ekreditasinya. Jadi, lain kalo nulis jurnal ilmiah lingkup nasional dan internasional. Pun, berbeda jika jurnalnya sudah terakreditasi maupun punya ISSN.</p>
<p>f. Apa lagi ya? Segini aja deh&#8230;<br />
Kayaknya ada lagi, tapi sebenarnya itu beralih pada kemauan dan hasrat (halah bahasanya&#8230;) masing-masing peneliti/akademisi. So, ayo nulis jurnal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=277&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/08/08/menulis-jurnal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangsa Pengemis</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/27/bangsa-pengemis/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/27/bangsa-pengemis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 15:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[amerika serikat]]></category>
		<category><![CDATA[australia]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[inggris]]></category>
		<category><![CDATA[IPB]]></category>
		<category><![CDATA[irama]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kolonial]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[penjajah]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>
		<category><![CDATA[taufik ismail]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[US]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis, Lalu Kalian Paksa Kami Masuk Masa Penjajahan Baru, Kata Si Toni (Karya Taufik Ismail) Kami generasi yang sangat kurang rasa percaya diri Gara-gara pewarisan nilai, sangat dipaksa-tekankan Kalian bersengaja menjerumuskan kami-kami Sejak lahir sampai dewasa ini Jadi sangat tergantung pada budaya Meminjam uang ke mancanegara Sudah satu keturunan jangka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=275&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis,<br />
Lalu Kalian Paksa Kami Masuk Masa Penjajahan Baru,<br />
Kata Si Toni<br />
(Karya Taufik Ismail)</p>
<p>Kami generasi yang sangat kurang rasa percaya diri<br />
Gara-gara pewarisan nilai, sangat dipaksa-tekankan<br />
Kalian bersengaja menjerumuskan kami-kami<br />
Sejak lahir sampai dewasa ini<br />
Jadi sangat tergantung pada budaya<br />
Meminjam uang ke mancanegara<br />
Sudah satu keturunan jangka waktunya<br />
Hutang selalu dibayar dengan hutang baru pula<br />
Lubang itu digali lubang itu juga ditimbuni<br />
Lubang itu, alamak, kok makin besar jadi<br />
Kalian paksa-tekankan budaya berhutang ini<br />
Sehingga apa bedanya dengan mengemis lagi<br />
Karena rendah diri pada bangsa-bangsa dunia<br />
Kita gadaikan sikap bersahaja kita<br />
Karena malu dianggap bangsa miskin tak berharta<br />
Kita pinjam uang mereka membeli benda mereka<br />
Harta kita mahal tak terkira, harga diri kita<br />
Digantung di etalase kantor Pegadaian Dunia<br />
Menekur terbungkuk kita berikan kepala kita bersama<br />
Kepada Amerika, Jepang, Eropa, dan Australia<br />
Mereka negara multi-kolonialis dengan elegansi ekonomi<br />
Dan rama-ramailah mereka pesta kenduri<br />
Sambil kepala kita dimakan begini<br />
Kita diajarinya pula tata negara dan ilmu budi pekerti<br />
Dalam upacara masuk masa penjajahan lagi<br />
Penjajahnya banyak digerakannya penuh harmoni<br />
Mereka mengerkah kepala kita bersama-sama<br />
Menggigit dan mengunyah teratur berirama<span id="more-275"></span></p>
<p>Sedih, sedih, tak terasa jadi bangsa merdeka lagi<br />
Dicengkeram kuku negara multi kolonialis ini<br />
Bagai ikan kekurangan air dan zat asam<br />
Beratus juta kita menggelepar menggelinjang<br />
Kita terperangkap terjaring di jala raksasa hutang<br />
Kita menjebakkan diri ke dalam krangkeng budaya<br />
Meminjam kepeng ke mancanegara<br />
Dari membuat peniti dua senti<br />
Sampai membangun kilang gas bumi<br />
Dibenarkan serangkai teori penuh sofistikasi<br />
Kalian memberi contoh hidup boros berasas gengsi<br />
Dan fanatisme mengimpor barang luar negeri<br />
Gaya hidup imitasi, hedonistis dan materialistis<br />
Kalian cetak kami jadi Bangsa Pengemis<br />
Ketika menadahkan tangan serasa menjual jiwa<br />
Tertancap dalam berbekas, selepas tiga dasawarsa<br />
Jadilah kami generasi sangat kurang percaya<br />
Pada kekuatan diri sendiri dan kayanya sumber alami<br />
Kalian lah yang membuat kami jadi begini<br />
Sepatutnya kalian kami giring ke lapangan sepi<br />
Lalu tiga puluh ribu kali, kami cambuk dengan puisi ini</p>
<p>1998<br />
Taufik Ismail</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/275/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=275&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/27/bangsa-pengemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membaca, Siapa Takut?</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/19/membaca-siapa-takut/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/19/membaca-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 09:50:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Membaca. Sebuah kata yang terdengar ringan, baik sekedar melafalkan bahkan melakukan. Melafalkan hanya butuh kemampuan aksara, sedangkan melakukannya hanya perlu tambahan mata. Sepertinya semua sepakat bila membaca adalah cara cerdas menimba ilmu. Meskipun menghadiri tempat pendidikan (sekolah, perguruan tinggi, majlis ilmu, atau sejenisnya), tetap saja membaca adalah syarat terbukanya hikmah. Bahkan, membaca adalah satu-satunya cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=273&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca. Sebuah kata yang terdengar ringan, baik sekedar melafalkan bahkan melakukan. Melafalkan hanya butuh kemampuan aksara, sedangkan melakukannya hanya perlu tambahan mata.</p>
<p>Sepertinya semua sepakat bila membaca adalah cara cerdas menimba ilmu. Meskipun menghadiri tempat pendidikan (sekolah, perguruan tinggi, majlis ilmu, atau sejenisnya), tetap saja membaca adalah syarat terbukanya hikmah. Bahkan, membaca adalah satu-satunya cara murah dan mudah memelihara pengetahuan dan menguak pintu kepahaman.<span id="more-273"></span></p>
<p>Namun sayang. Kendati yakin bahwa membaca adalah teknik ideal memperoleh ilmu, kadang terbentur dengan alasan-alasan pelik yang &#8216;mengharuskan&#8217; kita menyingkirkan &#8216;kebenaran&#8217; tersebut. Parahnya, pertimbangan untuk meninggalkan &#8216;membaca&#8217; begitu lebih kuat daripada hasrat diri memenuhi keinginan sesaat. Oleh karenanya, tidak mustahil kita lebih memilih nonton tv, ghibah (gosip), ganti status facebook/socnet, nge-game, atau mendengar musik daripada meluangkan waktu untuk membaca buku maupun artikel bermanfaat.</p>
<p>Lalu apa yang sebenarnya perlu dilakukan untuk menyikapi permasalahan ini? Apalagi bagi seorang yang katanya sudah lama mendapat &#8216;siraman materi keislaman&#8217;? Ke mana bekas siraman tersebut? [1]</p>
<p>Ada beberapa yang menjadikan seorang nge-fans dengan aktivitas membaca. Bisa dilihat dari sisi isi buku, atau gaya yang diterapkan saat membaca.</p>
<p>Kadang, sebagian orang lebih cenderung membaca buku bertema &#8216;ringan&#8217;. Maksudnya, yang mudah dipahami dan tak perlu berpikir dalam. Untuk golongan ini, meski mungkin hipotesis saya salah; lebih mengedepankan &#8216;kesenangan&#8217; diri dalam membaca. Namun, ada pula orang yang mengutamakan &#8216;kebutuhan&#8217; tema tertentu. Boleh jadi, ia akan &#8216;memburu&#8217; bacaan bertema &#8216;berat&#8217; sekalipun.</p>
<p>Tentu, kita akan melihat &#8216;output&#8217; yang berbeda dari penerapan kedua tipe ini. Di atas semua itu, yang terpenting menurut saya adalah bagaimana seorang memposisikan diri terhadap pribadi, masyarakat, bahkan idealismenya. Jika ia menganggap dengan membaca ia membuka tabir keagungan Sang Pencipta [2], niscaya segala upaya akan dilakukan meski melampaui batas kesenangannya.</p>
<p>[1] IMO, pembaca sudah tau apa urgensi membaca. Bahkan, di &#8216;pertemuan&#8217; seringkali ditekankan bahwa kunci untuk menyingkap tabir pengetahuan adalah dengan membaca. Lihat sejarah awal Rasulullah mendapatkan wahyu pertama.<br />
[2] Bagi saya, prinsip ilmu adalah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Lebih dari itu, ilmu tersebut dimanfaatkan untuk beribadah kepada Allah dengan segala derivasi pengamalannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=273&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/07/19/membaca-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saudaraku, Bersabarlah</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/29/saudaraku-bersabarlah/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/29/saudaraku-bersabarlah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[fajar]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[taushiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Rasa memang unik. Tak dapat orang menerka, meski seribu tanya bergelayut menjadi kata. Adalah mungkin, sebuah prediksi dari himpunan cerita tentang masa depan diejawantahkan secara gamblang. Namun, bukankah ini hanya keinginan? Tiadakah ingat ikhtiar selalu beriring keputusan dari-Nya? Ketika wajah cahaya kebenaran menyingsing, kuingat engkau merenda asa dan menyimpan rapi hasilnya. Kau tutup rapat, kendati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=271&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa memang unik. Tak dapat orang menerka, meski seribu tanya bergelayut menjadi kata. Adalah mungkin, sebuah prediksi dari himpunan cerita tentang masa depan diejawantahkan secara gamblang. Namun, bukankah ini hanya keinginan? Tiadakah ingat ikhtiar selalu beriring keputusan dari-Nya?</p>
<p>Ketika wajah cahaya kebenaran menyingsing, kuingat engkau merenda asa dan menyimpan rapi hasilnya. Kau tutup rapat, kendati sesekali mengintip tenunan elok kata hati. <span id="more-271"></span><!--more--></p>
<p>Saudaraku, kutahu satu fase itu telah dilalui. Entah, kini adalah hari keputusanmu atau nanti. Yang pasti, kacamata dunia ini masih menampakkan fakta: tentang apa.</p>
<p>Masa setelah mentari menampakkan senyum, kulihat kau intip hati dan sesekali bangkit berkata manja: mana? Ah, engkau laksana belia.</p>
<p>Ya, memang satu masa engkau dirundung awan kegelisahan. Melihat bintang gemintang dengan kerdipnya yang menggoda, sesekali memacu kabut hingga cemberut.</p>
<p>Kendati senja belum meraja, kuberanikan diri mengajukan petisi.</p>
<p>Kawan, pernahkah ada dalam citamu setanggi tekad? Bila ada, izinkan ia membulat.</p>
<p>Saudaraku, masihkah tenun itu di hatimu? Jika ada, rawat dan jadikan penghapus air mata.</p>
<p>Sesekali, belajarlah menjadi pejuang. Tak kan ada pahlawan tanpa ada yang dikorbankan. Lalu, apa yang telah dan tengah kau siapkan?</p>
<p>Ingat, tiada pejuang yang lena dengan ujian. Pun, takkan ada pengorbanan tanpa apa yang bisa diandalkan.</p>
<p>Jadilah dermawan dengan segudang keikhlasan. Jangan lemah: hamasah!</p>
<p>29/6/09-1:58</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=271&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/29/saudaraku-bersabarlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasihat Kematian</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/15/nasihat-kematian/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/15/nasihat-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 14:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Nasihat Abu bakar r.a terhadap Umar Ibn Khaththab di detik-detik akhir kehidupannya: &#8220;Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla punya hak di siang hari dan hak itu tidak Dia terima di malam hari. Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla juga punya hak di malam hari dan Dia tidak menerimanya di siang hari. Ketahuilah, shalat sunnah tidak diterima hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=268&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nasihat Abu bakar r.a terhadap Umar Ibn Khaththab di detik-detik akhir kehidupannya:<br />
&#8220;Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla punya hak di siang hari dan hak itu tidak Dia terima di malam hari.</p>
<p>Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla juga punya hak di malam hari dan Dia tidak menerimanya di siang hari.</p>
<p>Ketahuilah, shalat sunnah tidak diterima hingga Anda mengerjakan shalat wajib.</p>
<p>Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla menyebutkan penghuni surga dengan perbuatan terbaik mereka, lalu tiba-tiba ada orang berkata, &#8216;Bagaimana amalku bisa sejajar dengan amal mereka?&#8217; Itu terjadi, sebab Allah mengampuni kesalahan perbuatan mereka dan tidak mencelanya.</p>
<p>Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla menyebutkan penghuni neraka dengan perbuatan paling buruk mereka, lalu tiba-tiba ada orang berkata, &#8216;Perbuatanku lebih baik dari perbuatan mereka&#8217;. Itu terjadi, karena Allah Azza wa Jalla menolak perbuatan mereka yang paling baik dan tidak menerimanya.</p>
<p>Ketahuilah, Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat tentang kemakmuran bersamaan dengan ayat tentang kesusahan, dan ayat tentang kesusahan bersamaan dengan ayat tentang kemakmuran, agar orang mukmin menjadi orang yang berharap (kepada rahmat Allah) dan takut (siksa-Nya), lalu ia tidak membawa dirinya pada kebinasaan dan hanya mengharapkan kebaikan kepada-Nya.</p>
<p>Ketahuilah, timbangan orang yang berat timbangannya itu berat karena mereka di dunia mengikuti kebenaran. Itulah rahasia kenapa timbangan mereka menjadi berat.</p>
<p>Ketahuilah, timbangan orang yang ringan timbangannya itu ringan karena mereka dulu di dunia mengikuti kebatilan. Itulah penyebab timbangan mereka menjadi ringan.</p>
<p>Jika Anda menerima wasiatku ini, maka tidak ada sesuatu yang paling Anda cintai selain kematian dan Anda pasti suatu hari nanti berhadapan dengannya. Jika Anda menyia-nyiakan wasiatku ini, maka jangan ada urusan ghaib yang lebih Anda benci daripada kematian&#8221; (Washaya Al Ulama&#8217;i, Ar Rib&#8217;i, hal 35)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=268&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/06/15/nasihat-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Goresan Mobil</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/28/goresan-mobil/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/28/goresan-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 07:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[mewah]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[taushiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise. Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=264&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.<br />
Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu. Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.<br />
&#8220;Buk&#8230;.!&#8221; Aah&#8230;, ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar. Batu itu dilemparkan oleh anak tadi. Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang. &#8220;Cittt&#8230;.&#8221; ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, dimundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan.<span id="more-264"></span><br />
Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele. Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati. marahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa. Di tariknya anak yang dia tahu telah melempar batu ke mobilnya, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.<br />
&#8220;Apa yang telah kau lakukan!? Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!&#8221; Lihat goresan itu&#8221;, teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu. &#8220;Kamu tentu paham, mobil baru jaguarku ini akan butuh banyak ongkos dibengkel untuk memperbaikinya&#8221;. Ujarnya lagi dengan kesal dan geram, tampak ingin memukul anak itu.<br />
Si anak tampak menggigil ketakutan dan pucat, dan berusaha meminta maaf.<br />
&#8220;Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa&#8221;. Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun. &#8220;Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti&#8230;.&#8221;<br />
Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi.<br />
&#8220;Itu disana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Saya tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat, tapi tak seorang pun yang mau menolongku. Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan..&#8221; Kini, ia mulai terisak. Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulai tercenung itu.<br />
&#8220;Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda? Tolonglah, kakakku terluka, tapi saya tak sanggup mengangkatnya.&#8221; Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam. Amarahnya mulai sedikit reda setelah dia melihat seorang lelaki yang tergeletak yang sedang mengerang kesakitan.<br />
Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah. Segera dia berjalan menuju lelaki tersebut, di angkatnya si cacat itu menuju kursi rodanya. Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka di lutut yang memar dan tergores, seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya. Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja.<br />
&#8220;Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatan Bapak.&#8221;<br />
Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.<br />
Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya. Ditelusurinya pintu Jaguar barunya yang telah tergores itu oleh lemparan batu tersebut, sambil merenungkan kejadian yang baru saja di lewatinya.<br />
Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele, tapi pengalaman tadi menghentakkan perasaannya. Akhirnya ia memilih untuk tak menghapus goresan itu. Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini.<br />
Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: &#8220;Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarik perhatianmu.&#8221;<br />
Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu untuk tetap berjalan. Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dan kenyataan. Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah ada masa buat kita untuk menyelaraskannya dengan melihat sekitar?<br />
Allah SWT, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita. Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap ujaran-Nya. Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.<br />
Teman, kadang memang, ada yang akan &#8220;melemparkan batu&#8221; buat kita agar kita mau dan bisa berhenti sejenak. Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita.<br />
.dari saudaramu.<br />
S: UnknowN</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=264&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/28/goresan-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Politik dan Bisnis, Mana Yang Mendapat Tempat?</title>
		<link>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/14/politik-dan-bisnis-mana-yang-mendapat-tempat/</link>
		<comments>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/14/politik-dan-bisnis-mana-yang-mendapat-tempat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 14:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabaruku.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Adakah beda antara pelaku politik dan pelaku bisnis? Menurut saya sama saja. Hal ini didasarkan pada beberapa hal, yakni kesamaan: 1. Orientasi keuntungan Politik mengedepankan keuntungan. Entah bagi pihak yang melakukan praktek politk, maupun untuk tujuan yang lebih luas. Tapi jelas, pelaku politik punya keinginan mencapai tujuan. Tujuan dapat berupa kewenangan memerintah (baca: kekuasaan), citra [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=261&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adakah beda antara pelaku politik dan pelaku bisnis? Menurut saya sama saja. Hal ini didasarkan pada  beberapa hal, yakni kesamaan:<br />
1. Orientasi keuntungan<br />
Politik mengedepankan keuntungan. Entah bagi pihak yang melakukan praktek politk, maupun untuk tujuan yang lebih luas. Tapi jelas, pelaku politik punya keinginan mencapai tujuan. Tujuan dapat berupa kewenangan memerintah (baca: kekuasaan), citra diri sebagai pemimpin, maupun lainnya (bahkan mungkin kekayaan).</p>
<p>Adapun bisnis, meskipun orang lebih cenderung mengaitkannya dengan uang, tak dapat disangkal itulah bagian dari keuntungan. Kadang, dengan bisnis yang maju juga menjadi penyebab mendapat akses kekuasaan.<span id="more-261"></span></p>
<p>2. Punya strategi<br />
Tentu, keduanya memiliki tak maupun tik (baca: tak-tik, he..he..) dalam mencapai tujuannya. Semua sumber daya yang dimiliki dikerahkan untuk mencapai keinginan. Entah, itu mungkin dikatakan modal dalam bidang bisnis.Bagi politik, modal juga perlu. Sangat sedikit orang yang menjadi pemimpin pemerintahan atau wakil rakyat dipilih memang karena kompetensinya. Modal tampang, uang, keturunan, sampai kolega pasti dikerahkan.</p>
<p>Sama dengan bisnis. Bisnis juga nggak bisa modal dengkul. Meskipun bisa meminjam dari bank, tentu perlu bukti sebagai jaminan. Sama dengan politik. Meski tak punya modal uang, bisa juga jadi caleg asal memberikan keuntungan bagi penaruh modal: kebijakan de el el.</p>
<p>Ada yang lain nggak? Kayaknya ada. Tapi sudahlah, itu juga sudah cukup. Yang terpenting adalah niat. Tak selamanya politik itu buruk. Pun, tak selamanya bisnis itu jelek. Bergantung pada niatnya.</p>
<p>Politik dapat membawa kebaikan bagi rakyat, pun demikian dengan bisnis. Asalkan, ada keinginan luhur dan didasarkan pada sistem politik yang etis, benar, dan tak memihak kejahatan (halah, bahasanya gini banget. Kacau, Bro&#8230;).</p>
<p>Eh, udah dulu ah. Tujuan kali ini cuma posting aja. Hitung-hitung refreshing, beberapa lama nggan nulis bebas kayak gini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabaruku.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabaruku.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabaruku.wordpress.com&amp;blog=2596194&amp;post=261&amp;subd=duniabaruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabaruku.wordpress.com/2009/05/14/politik-dan-bisnis-mana-yang-mendapat-tempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe17576a5184216be17540d503ae63bd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabaruku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
