Bagaimana Menjadi Sosok Pemaaf?

Memberi maaf terkadang menjadi pekerjaan yang sangat sulit dilakukan.
Mungkin, akan lebih mudah jika kita memberikan uang dalam jumlah besar
ketimbang memberi secuil kata maaf atas kesalahan orang lain. Kenapa begitu?
Padahal dengan memaafkan orang lain, kita bisa terbebas dari amarah, sakit
hati, dan rasa dendam.

Orang bijak bilang, seseorang yang bisa memaafkan kesalahan orang lain, maka
orang tersebut telah memberikan hadiah yang tak ternilai untuk dirinya sendiri.
Hebat bukan? Itulah kenapa sifat pemaaf harus terus dikembangkan dan
dipelihara. Bukan hanya untuk memaafkan diri sendiri, tetapi juga untuk
memaafkan orang lain.

Pernah mendengar penuturan tokoh kulit hitam AS? Mendiang Martin Luther King
Jr. pernah berkata, “Memaafkan janganlah menjadi sesuatu yang hanya dilakukan
kadang-kadang saja. Tapi yang namanya memberi maaf orang lain itu harus menjadi
sikap yang permanen.” Tapi bagaimana caranya?

Berikut kiat mengembangkan sifat pemaaf menurut pemikiran Dr. Shirley Glass,
Ph.D, seorang ahli terapi keluarga dan perkawinan asal negeri Paman Sam.

– Kenali seberapa besar rasa sakit dalam diri Anda
– Ekspresikan emosi Anda tanpa teriakan ataupun sikap menyerang
– Lindungi diri Anda sedemikian rupa agar tidak lagi menjadi korban kekecewaan
– Cobalah untuk mengerti sudut pandang dan motivasi dari seseorang yang dengan
senang hati mau memaafkan orang lain
– Gantikan kemarahan dengan simpati dan rasa kasihan
– Maafkan diri Anda sekiranya ternyata agak kaku dalam pergaulan dan cobalah
untuk menjadi luwes dalam bergaul
– Lakukanlah beberapa cara terbaik dalam memberikan maaf kepada seseorang. Ini
bisa dilakukan secara verbal ataupun ditulis dalam secarik kertas.

3 responses to this post.

  1. Posted by pato77 on Februari 28, 2008 at 8:57 pm

    hal sangat mulia adalah memberikan maaf pada orang yang telah menyakiti kita

    Balas

  2. Posted by zhul on Maret 10, 2008 at 12:19 am

    gmn c…cr yg pling gmpang memaafkan seseorang yang kita sayangi…..tetapi dia sering menyakiti,padahal aku uda bosan memaafkan’a,tp aku mw cr solusi’a bgmn trik memberi maaf kpd dia agar dia tidak mengulangi kesakahannya lagi,,,?
    terima kasih

    Balas

  3. Posted by duniabaruku on Maret 10, 2008 at 3:07 pm

    to mas zhul…
    menurut saya, mas juga perlu dulu mengetahui apa yang sebenarnya dapat membuat mas zhul sayang kepada ybs.
    Sayang yang didasarkan pada ketulusan memberi, insya Alloh tidak akan kena tuh yang namanya sakit hati. Karena memang tujuan kita ingin memberi. Kita tidak butuh pemberian dari orang lain, ya toh…
    Apabila sayang tsb didasarkan karena kita juga ingin di sayangi oleh ybs, alangkah baiknya mas zhul cari beribu alasan kenapa ybs melakukan sesuatu yang membuat mas sakit.
    Lebih baik lagi adalah sayang yang tidak didasarkan pada keinginan kita untuk diberi, apalagi pemberian dari manusia. Sebaiknya jangan terlalu banyak berharap kepada manusia, langsung saja yang mahakaya, mahabijaksana, mahamengetahui perasaan kita, yakni Rabb kita.
    Wallohu a’lam. Semoga dapat membantu.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: