Kegigihan Seorang Tunggal

Cerita ini saya dapatkan dari seorang dosen. Sebuah kisah menyentuh hati-setidaknya bagi saya-mengenai perjuangan hidup, menggapai kesuksesan.

Namanya Tunggal (bukan nama sebenarnya), merupakan mahasiswa seangkatan dengan saya di fakultas yang berbeda. Berasal dari keluarga tidak mampu bukan masalah yang berarti bagi Tunggal. Memang, ia sempat mengurungkan niatnya melanjutkan ke jenjang perkuliahan sewaktu tamat SMA. Alasan yang mudah ditebak bagi kebanyakan rakyat Indonesia, ekonomi. Namun, melihat potensi yang dimiliki oleh Tunggal, guru-guru di SMA-nya sepakat untuk membantu dalam pembiayaan di perkualiahan. Akhirnya, Tunggal pun bersedia melanjutkan, alhamdulillah diterima di perguruan yang sama dengan saya.

Waktu silih berganti, namun masalah ekonomi terus saja membayangi. Walaupun biaya awal di perkuliahan sudah ditanggung guru-gurunya, Tunggal masih bingung bagaimana mencukupi kebutuhan makan sehari-hari. Akhirnya, dengan idzin Allah SWT jalan senantiasa dibukakan. Dengan bakat dan kemampuan mengajar, ia berusaha mencukupi kebutuhan primer di masa perantauan mencari ilmu. Sehari ia makan sekali dengan menu ala kadarnya, menu mahasiswa sederhana. Kelebihan penghasilan mengajar, Tunggal gunakan untuk membiayai perlengkapan kebutuhan belajar.

Keterbatasan Tunggal di ekonomi, ternyata tidak membatasinya beraktifitas di kegiatan non-akademik dan akademik. Nilai IPK-nya berkisar 3,5-an. Nilai itu bertahan sampai sekarang. Alhamdulillah, ia sudah lulus dalam jangka waktu 3,5 tahun kurang. Sebuah prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi dosen, guru, dan orang tuanya. Bahkan, teman-temanya pun bangga atas prestasi yang diperoleh Tunggal.

Saudaraku..

Bisaklah kita bercermin pada kegigihan seorang Tunggal?

2 responses to this post.

  1. mau koment..ah..

    ya..itu cukup..pertamax😀

    Balas

  2. yang ini..beneran..

    terlalu banyak kisah heroik yg bisa membuat kita menjadi ikut ‘guncang’..

    tapi saya kok yakin, kita semua memiliki potensi yg sama untuk bisa ‘menguncang’ dunia..

    hehe..kaya dangdut aja..menguncang dunia…

    din..balik brebes ya,..

    biar brebes ga jualan telor asin mulu..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: