Seni Memberi Nasihat

Pada suatu hari, ada seorang petani yang melihat tanaman layu. Selidik punya selidik, ternyata tanaman tersebut kurang pemeliharaan dan jarang diberi air. Ia kemudian mengambil air dan menyiramkannya sedikit ke tanaman layu. Sehari kemudian, ia melihat tanaman tersebut menjadi lumayan segar namun belum sesuai dengan harapan. “Wah, tanaman itu harus diberi air yang banyak supaya cepat segar nih. Lagi pula, saya kan sudah mendapatkan banyak air. Tidak ada salahnya saya bagi untuk menyirami tanaman layu ini”, pikir petani tersebut. Beberapa hari kemudian, bukannya tanaman segar yang didapat. Petani malah menemukan tanaman yang tercerabut dari akarnya. Tanaman itu hanyut dan mati terkena air.

Kadang, kita mengharapkan seseorang untuk berubah menjadi baik. Tak jarang, nasihat dan ilmu kita sampaikan supaya seseorang tersebut mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Namun, apabila kita tidak mempertimbangkan tahapan dan kondisi seseorang tersebut, niscaya nasibnya akan seperti tanaman layu di atas. Yang kita harapkan dengan pemberian air nasihat adalah agar seorang tersebut berubah menjadi baik. Namun, yang terjadi dapat sebaliknya.

Yang kita butuhkan adalah ilmu, kesabaran, dan cara yang tepat. Kesabaran belum cukup apabila cara yang dilakukan memang kurang tepat. Bak cerita tanaman tadi, betapapun banyak air yang kita bawa. Betapa tahu aliran irigasi yang baik untuk menyiram tanaman. Tanpa metode yang tepat untuk menyiram dan ilmu yang cukup dalam memelihara tanaman, niscaya keinginan supaya tanaman hidup subur, berbunga, dan berbuah tinggal harapan.

NB: nasihat untuk seseorang, semoga makin bijak dalam bertindak. Uhibbuk fillaah

2 responses to this post.

  1. Yup….the first nih….
    Memang betul akh…an juga punya pengalaman seperti itu (apa ini nasehat buat an..???He..)
    Segalanya memang harus dilakukan secara bertahap ya…
    Jazakallah akhi telah mengingatkan….

    Balas

  2. Posted by duniabaruku on Januari 19, 2009 at 11:08 pm

    @ ahmad
    Hmm, buat antum nggak ya? Kalau ada kesamaan nama, tempat, ataupun cerita. Bukan urusan saya. Ada yang lain Bro. He..he..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: